intro] A E F#m D 2x
A
Aku tak tahu apa yang kurasakan
E
Dalam hatiku saat pertama kali
F#m D
Lihat dirimu melihatmu
A
Seluruh tubuhku terpaku dan membisu
E
Detak jantungku berdetak tak menentu
F#m D
Sepertinya aku tak ingin berlalu
[chorus]
A
Berikan cintamu juga sayangmu
E
Percaya padaku ku kan menjagamu
F#m D
Hingga akhir waktu menjemputku
A
Ku berikan cintaku juga sayangku
E
Percaya padaku ku kan menjagamu
F#m D
Hingga akhir waktu menjemputku
A
Saat ku tahu kau akan pergi jauh
E
Izinkan aku tuk selalu menatimu
F#m D
Untuk katakan ku ingin dirimu
A
Agar kau tahu betapa ku terlalu
E
Mencintaimu aku akan menunggu
F#m D
Hingga dirimu kembali untukku
[chorus]
A
Berikan cintamu juga sayangmu
E
Percaya padaku ku kan menjagamu
F#m D
Hingga akhir waktu menjemputku
A
Ku berikan cintaku juga sayangku
E
Percaya padaku ku kan menjagamu
F#m D
Hingga akhir waktu menjemputku
[solo] A E F#m D
A
Tolonglah aku bagaimana diriku
E
Ungkapkan itu rasa yang membelenggu
F#m D
Dalam hatiku ku cinta padamu
[chorus]
A
Berikan cintamu juga sayangmu
E
Percaya padaku ku kan menjagamu
F#m D
Hingga akhir waktu menjemputku
A
Ku berikan cintaku juga sayangku
E
Percaya padaku ku kan menjagamu
F#m D
Hingga akhir waktu menjemputku
A
Berikan cintamu juga sayangmu
E
Percaya padaku ku kan menjagamu
F#m D
Hingga akhir waktu menjemputku
Wednesday, January 19, 2011
Tuesday, December 21, 2010
kord dan lirik lagu hijau daun-setiap detik
G
Setiap detik
D
Engkau yang dalam mimpiku
C
Setiap siang malam menggangguku
G
Tak lelap tidurku karena dirimu
[*]
G
Setiap waktu
D
Engkau yang selalu menghantuiku
C
Tak pernah lari dari fikiranku
G
Tak mau hilang dari ingatanku
Am
Tahukah engkau
C
Saat gelap datang
G C
Aku masih mencarimu
Am C
Engkau dimana
Kembali ke [*]
Am C
Tapi mengapa saat ku terjaga
G D
Kau masih tak disampingku
Am C
Sampai kapankah aku menantimu
C
Selalu menantiku
[**]
G C
Setiap detik aku memikirkanmu
D G
Setiap detik rindu meracuniku
Em Am
Setiap detik teringatku padamu
C D
Setiap detik apa terus begini
[***]
G C
Ku mohon dengarlah rintihan hati ini
D G
Yang ku curahkan seraya ku bernyanyi
Em Am
Sampai kapankah aku terus begini
C D G
Ku harap kau 'kan kembali kepadaku
Setiap detik
D
Engkau yang dalam mimpiku
C
Setiap siang malam menggangguku
G
Tak lelap tidurku karena dirimu
[*]
G
Setiap waktu
D
Engkau yang selalu menghantuiku
C
Tak pernah lari dari fikiranku
G
Tak mau hilang dari ingatanku
Am
Tahukah engkau
C
Saat gelap datang
G C
Aku masih mencarimu
Am C
Engkau dimana
Kembali ke [*]
Am C
Tapi mengapa saat ku terjaga
G D
Kau masih tak disampingku
Am C
Sampai kapankah aku menantimu
C
Selalu menantiku
[**]
G C
Setiap detik aku memikirkanmu
D G
Setiap detik rindu meracuniku
Em Am
Setiap detik teringatku padamu
C D
Setiap detik apa terus begini
[***]
G C
Ku mohon dengarlah rintihan hati ini
D G
Yang ku curahkan seraya ku bernyanyi
Em Am
Sampai kapankah aku terus begini
C D G
Ku harap kau 'kan kembali kepadaku
Friday, November 12, 2010
Note Circle

Diagram ini dinamakan Note Circle. Dalam diagram tersebut terdapat 12 notasi/nada yang biasanya digunakan pada tangga nada lagu barat.
Perhatikan: A# dan Bb merupakan nada yang sama . Suara kedua nada tersebut sama namun memiliki nama yang berbeda. Dan perlu diperhatikan juga tidak ada nada diantara nada E dan F atau nada B dan C. Bisa dilihat di papan keyboard/piano dimana tuts yang berwana putih diikuti dengan tutus yang berwana putih juga bukan yang berwaran hitam.
Pergerakan searah jarum jam (clockwish) menghasilkan nada dengan pitch lebih tinggi.
Semitone interval yang terlihat di sebelah kiri , dan dua semitone membetuk 1 tone (terlihat di segelah kanan) yang kemudian akan membentuk sebuah skala atau tangga nada.
Diagram circle of note diatas bias dijadikan panduan dalam mengingat nada-nada yang ada di atas fret gitar. Penghitungan searah jarum jam sama dengan pergeran di fret satu langkah.
Beberapa Istilah yang digunakan pada tablatur
1. Hammer-ons
Hammer-ons dimainkan dengan cara memetik sebuah nada kemudian dilanjutkan dengan memukul fret lainnya (hammering on). simbul yang digunkan adalah huruf “h”. nada yang kamu petik pertama diletakkan sebelum simbul “h” dan nada yang di “hammer” diletakkan setelah tanda “h”. hammer ons digambarkan seperti gambar 3.
Gambar 3
E----------------------------------------------------------
B----------------------------------------------------------
G---------------------7h9----------------------------------
D----------------------------------------------------------
A----------------------------------------------------------
E----------------------------------------------------------2. Pull-offs
Pull-off dimainkan dengan cara memetik nada dan pada saat jari masih menekan/menahan senar dilanjutkan dengan memetik nada dengan nada lebih rendah. Simbol yang digunakan pada tablatur menggunakan huruf “p”. dapat dilihat pada gambar 4
Gambar 4
E----------------------------------------------------------
B----------------------------------------------------------
G---------------------9p7----------------------------------
D----------------------------------------------------------
A----------------------------------------------------------
E----------------------------------------------------------3. Bending, Releasing, and Vibrato
Simbol yag digunakan pada bending adalah menggunakan huruf “b” dan sering juga menggunakan karakter “^”. Bending dilakukan dengan menekan senar dan menarik senar supaya terbentuk nada dengan pitch lebih tinggi. Nada yang lebih tinggi tersebut dinamakan nada target. Nada target ini didapat agar sama dengan nada yang tertulis pada fret setelah simbol “b”. misal 7b9, kita pertama memetik nada pada fret 7 lalu ditarik sampai nada target yang sama dengan nada yang dipetik pada fret 9.
Releasing adalah kebalikan dari bending, setelah nada target pada bending didapat dilakukan pelepasan tarikan senar sampai mencapai nada target release yang dituliskan setelah simbol “r”.
Vibrato “~” terbentuk bila kamu menggiyangkan jarimu di atas fret dan membentuk suatu nada yang “berdenyut”. Simbol “~” bisa ditemukan setelah nada yang akan menggunakan efek vibrato
Gambar 5 Contoh untuk bending, releasing, dan vibrato.
Gambar 5
E----------------------------------------------------------
B----------------------------------------------------------
G---------------------7b9r7---7~---------------------------
D----------------------------------------------------------
A----------------------------------------------------------
E----------------------------------------------------------5. Sliding
Simbol yang digunakan pada slide adalah simbol slash “/” atau “\”. Terdapat dua jenis slide yaitu slide up “/” yaitu dilakukan slide ke nada target yang lebih tinggi dan silde down “\” yang merupakan kebalikan dari slide up. Pada gambar 6 terlihat bagaimana memainkan slide pada fret 7 kemudian dilakukan slide up ke fret 9 dan kemudian dilakukan sebaliknya ke fret 7
Gambar 6
E----------------------------------------------------------
B----------------------------------------------------------
G---------------------7/9\7--------------------------------
D----------------------------------------------------------
A----------------------------------------------------------
E----------------------------------------------------------6. Tapping
Tapping di simbolkan dengan huruf “t” dan kamu dapat melalukan tap pada nada yang diikuti dengan simbol “t”.
Hammer-ons dimainkan dengan cara memetik sebuah nada kemudian dilanjutkan dengan memukul fret lainnya (hammering on). simbul yang digunkan adalah huruf “h”. nada yang kamu petik pertama diletakkan sebelum simbul “h” dan nada yang di “hammer” diletakkan setelah tanda “h”. hammer ons digambarkan seperti gambar 3.
Gambar 3
E----------------------------------------------------------
B----------------------------------------------------------
G---------------------7h9----------------------------------
D----------------------------------------------------------
A----------------------------------------------------------
E----------------------------------------------------------2. Pull-offs
Pull-off dimainkan dengan cara memetik nada dan pada saat jari masih menekan/menahan senar dilanjutkan dengan memetik nada dengan nada lebih rendah. Simbol yang digunakan pada tablatur menggunakan huruf “p”. dapat dilihat pada gambar 4
Gambar 4
E----------------------------------------------------------
B----------------------------------------------------------
G---------------------9p7----------------------------------
D----------------------------------------------------------
A----------------------------------------------------------
E----------------------------------------------------------3. Bending, Releasing, and Vibrato
Simbol yag digunakan pada bending adalah menggunakan huruf “b” dan sering juga menggunakan karakter “^”. Bending dilakukan dengan menekan senar dan menarik senar supaya terbentuk nada dengan pitch lebih tinggi. Nada yang lebih tinggi tersebut dinamakan nada target. Nada target ini didapat agar sama dengan nada yang tertulis pada fret setelah simbol “b”. misal 7b9, kita pertama memetik nada pada fret 7 lalu ditarik sampai nada target yang sama dengan nada yang dipetik pada fret 9.
Releasing adalah kebalikan dari bending, setelah nada target pada bending didapat dilakukan pelepasan tarikan senar sampai mencapai nada target release yang dituliskan setelah simbol “r”.
Vibrato “~” terbentuk bila kamu menggiyangkan jarimu di atas fret dan membentuk suatu nada yang “berdenyut”. Simbol “~” bisa ditemukan setelah nada yang akan menggunakan efek vibrato
Gambar 5 Contoh untuk bending, releasing, dan vibrato.
Gambar 5
E----------------------------------------------------------
B----------------------------------------------------------
G---------------------7b9r7---7~---------------------------
D----------------------------------------------------------
A----------------------------------------------------------
E----------------------------------------------------------5. Sliding
Simbol yang digunakan pada slide adalah simbol slash “/” atau “\”. Terdapat dua jenis slide yaitu slide up “/” yaitu dilakukan slide ke nada target yang lebih tinggi dan silde down “\” yang merupakan kebalikan dari slide up. Pada gambar 6 terlihat bagaimana memainkan slide pada fret 7 kemudian dilakukan slide up ke fret 9 dan kemudian dilakukan sebaliknya ke fret 7
Gambar 6
E----------------------------------------------------------
B----------------------------------------------------------
G---------------------7/9\7--------------------------------
D----------------------------------------------------------
A----------------------------------------------------------
E----------------------------------------------------------6. Tapping
Tapping di simbolkan dengan huruf “t” dan kamu dapat melalukan tap pada nada yang diikuti dengan simbol “t”.
Friday, October 22, 2010
Chord Taxi Band Hujan Kemarin
C G/B
Kemarin ku dengar
Am Em
Kau ucap kata cinta
F Em
Seolah dunia
Dm G
Bagai di musim semi
C G/B
Kau datang padaku
Am Em
Membawa luka lama
F Em
Ku tak ingin seolah
Dm G
Semua seperti dulu
[chorus]
C G/B
Tak ingin lagi rasanya ku bercinta
Am Em
Setelah ku rasa perih
F Em Dm G
Kegagalan ini membuat ku tak berdaya
C G/B
Tak dapat lagi rasanya ku tersenyum
Am Em
Setelah kau tinggal pergi
F Em Dm G C
Biar ku sendiri tanpa hadirmu kini lagi
C G/B
Kau datang padaku
Am Em
Membawa luka lama
F Em
Ku tak ingin seolah
Dm G
Semua seperti dulu
[chorus]
C G/B
Tak ingin lagi rasanya ku bercinta
Am Em
Setelah ku rasa perih
F Em Dm G
Kegagalan ini membuat ku tak berdaya
C G/B
Tak dapat lagi rasanya ku tersenyum
Am Em
Setelah kau tinggal pergi
F Em Dm G C
Biar ku sendiri tanpa hadirmu kini lagi
[solo] F Em Dm G C
Gm A Dm Fm Em Am Dm G A
[chorus]
D D/F#
Tak ingin lagi rasanya ku bercinta
Bm A
Setelah ku rasa perih
G F#m Em A
Kegagalan ini membuat ku tak berdaya
D D/F#
Tak dapat lagi rasanya ku tersenyum
Bm A
Setelah kau tinggal pergi
G F#m Em A D
Biar ku sendiri tanpa hadirmu kini lagi
D D/F#
Tak ingin lagi rasanya ku bercinta
Bm A
Setelah ku rasa perih
G F#m Em A
Kegagalan ini membuat ku tak berdaya
D D/F#
Tak dapat lagi rasanya ku tersenyum
Bm A
Setelah kau tinggal pergi
G F#m Em A
Biar ku sendiri tanpa hadirmu kini lagi
[int] G E/G# A F# Bm A E/G# Em
A D
Hujan kemarin
Kemarin ku dengar
Am Em
Kau ucap kata cinta
F Em
Seolah dunia
Dm G
Bagai di musim semi
C G/B
Kau datang padaku
Am Em
Membawa luka lama
F Em
Ku tak ingin seolah
Dm G
Semua seperti dulu
[chorus]
C G/B
Tak ingin lagi rasanya ku bercinta
Am Em
Setelah ku rasa perih
F Em Dm G
Kegagalan ini membuat ku tak berdaya
C G/B
Tak dapat lagi rasanya ku tersenyum
Am Em
Setelah kau tinggal pergi
F Em Dm G C
Biar ku sendiri tanpa hadirmu kini lagi
C G/B
Kau datang padaku
Am Em
Membawa luka lama
F Em
Ku tak ingin seolah
Dm G
Semua seperti dulu
[chorus]
C G/B
Tak ingin lagi rasanya ku bercinta
Am Em
Setelah ku rasa perih
F Em Dm G
Kegagalan ini membuat ku tak berdaya
C G/B
Tak dapat lagi rasanya ku tersenyum
Am Em
Setelah kau tinggal pergi
F Em Dm G C
Biar ku sendiri tanpa hadirmu kini lagi
[solo] F Em Dm G C
Gm A Dm Fm Em Am Dm G A
[chorus]
D D/F#
Tak ingin lagi rasanya ku bercinta
Bm A
Setelah ku rasa perih
G F#m Em A
Kegagalan ini membuat ku tak berdaya
D D/F#
Tak dapat lagi rasanya ku tersenyum
Bm A
Setelah kau tinggal pergi
G F#m Em A D
Biar ku sendiri tanpa hadirmu kini lagi
D D/F#
Tak ingin lagi rasanya ku bercinta
Bm A
Setelah ku rasa perih
G F#m Em A
Kegagalan ini membuat ku tak berdaya
D D/F#
Tak dapat lagi rasanya ku tersenyum
Bm A
Setelah kau tinggal pergi
G F#m Em A
Biar ku sendiri tanpa hadirmu kini lagi
[int] G E/G# A F# Bm A E/G# Em
A D
Hujan kemarin
Friday, September 24, 2010
Tips memilih dan membeli efek gitar
Pada dasarnya efek gitar dibagi menjadi dua macam:
analog/stomp box: efek manual yang biasanya terdiri dari beberapa efek dirangkai secara paralel. Terdiri dari overdrive, chorus, metal zone, flanger, wah pedal, equalizer, acoustic simulator, super octave+custom pedal lainnya.
digital/multieffect: efek yang sudah built in menjadi satu tone bank-nya. jadi efek-efeknya tinggal milih saja. Tidak usah merangkai satu-satu lagi.
Untuk efek gitar, hal-hal yang musti diperhatikan adalah:
harga: bandingkan dulu harganya, biasanya lebih mahal dari digital
kualitas suara: sangat penting, karena factor yang menentukan sekali dalam membentuk nada
jumlah tone (tone bank): semakin lebih banyak, semakin variatif
kapasitas catu daya: baterai/adaptor: hemat daya atau tidak, ketika sering dipakai bepergian
mobilitas: cari yang ringan, mudah dibawa kemana-mana
konektivitas: konektivitas dengan peralatan lain, komputer misalnya
Berikut ini adalah tabel perbandingan antara efek analog dengan digital
Acuan
Analog/stompbox
Digital/multi effect
Harga
Lebih mahal, karena mau tidak mau, harus membeli lebih dari satu efek untuk menghasilkan suara lebih dari satu, padahal harga tiap efeknya sudah mahal
Lebih murah, karena untuk mendapatkan banyak suara, kita hanya perlu membeli satu efek saja
Kualitas suara
Lebih baik, karena kita bisa mengatur kekuatan efeknya secara manual
Kualitas suara standar
Jumlah tone
Lebih sedikit
Lebih banyak
Catudaya
Boros baterai, karena tiap-tiap efek yang dirangkai perlu catu daya sendiri. Jika memakai adaptor harus disesuaikan lagi kapasitas adaptornya, sesuai dengan jumlah efek yang dirangkai
Jumlah baterai tidak banyak(paling cuman dua). Jika perlu adaptor, hanya perlu satu saja
Mobilitas
Tidak enak dibawa kemana-mana, lebih berat, kecuali hanya membeli satu efek saja(tidak dirangkai) :)
Mudah dibawa kemana-mana
Konektivitas
Lebih susah, hanya bisa diparalel dengan efek lain, dan juga cuman nyambung dengan gitar atau ampli
Mudah dihubungkan dengan peralatan lain. Komputer apalagi, beberapa merk menyediakan koneksi dengan usb, suara bisa ditransfer ke computer dengan bentuk file suara seperti file midi, mp3 dan sejenisnya
Dari table diatas terbaca jika efek digital lebih disarankan. Dan pada kenyataannya saya lebih memilih efek digital daripada analog. Sebagai cerita tambahan, saya membeli efek gitar(fotonya ada di atas kanan itu) ternyata lebih hemat sampai Rp. 400.000 :) Ini benar-benar saya alami sendiri, padahal baru lho… he he he
diambil dari http://budisapt.blogspot.com
analog/stomp box: efek manual yang biasanya terdiri dari beberapa efek dirangkai secara paralel. Terdiri dari overdrive, chorus, metal zone, flanger, wah pedal, equalizer, acoustic simulator, super octave+custom pedal lainnya.
digital/multieffect: efek yang sudah built in menjadi satu tone bank-nya. jadi efek-efeknya tinggal milih saja. Tidak usah merangkai satu-satu lagi.
Untuk efek gitar, hal-hal yang musti diperhatikan adalah:
harga: bandingkan dulu harganya, biasanya lebih mahal dari digital
kualitas suara: sangat penting, karena factor yang menentukan sekali dalam membentuk nada
jumlah tone (tone bank): semakin lebih banyak, semakin variatif
kapasitas catu daya: baterai/adaptor: hemat daya atau tidak, ketika sering dipakai bepergian
mobilitas: cari yang ringan, mudah dibawa kemana-mana
konektivitas: konektivitas dengan peralatan lain, komputer misalnya
Berikut ini adalah tabel perbandingan antara efek analog dengan digital
Acuan
Analog/stompbox
Digital/multi effect
Harga
Lebih mahal, karena mau tidak mau, harus membeli lebih dari satu efek untuk menghasilkan suara lebih dari satu, padahal harga tiap efeknya sudah mahal
Lebih murah, karena untuk mendapatkan banyak suara, kita hanya perlu membeli satu efek saja
Kualitas suara
Lebih baik, karena kita bisa mengatur kekuatan efeknya secara manual
Kualitas suara standar
Jumlah tone
Lebih sedikit
Lebih banyak
Catudaya
Boros baterai, karena tiap-tiap efek yang dirangkai perlu catu daya sendiri. Jika memakai adaptor harus disesuaikan lagi kapasitas adaptornya, sesuai dengan jumlah efek yang dirangkai
Jumlah baterai tidak banyak(paling cuman dua). Jika perlu adaptor, hanya perlu satu saja
Mobilitas
Tidak enak dibawa kemana-mana, lebih berat, kecuali hanya membeli satu efek saja(tidak dirangkai) :)
Mudah dibawa kemana-mana
Konektivitas
Lebih susah, hanya bisa diparalel dengan efek lain, dan juga cuman nyambung dengan gitar atau ampli
Mudah dihubungkan dengan peralatan lain. Komputer apalagi, beberapa merk menyediakan koneksi dengan usb, suara bisa ditransfer ke computer dengan bentuk file suara seperti file midi, mp3 dan sejenisnya
Dari table diatas terbaca jika efek digital lebih disarankan. Dan pada kenyataannya saya lebih memilih efek digital daripada analog. Sebagai cerita tambahan, saya membeli efek gitar(fotonya ada di atas kanan itu) ternyata lebih hemat sampai Rp. 400.000 :) Ini benar-benar saya alami sendiri, padahal baru lho… he he he
diambil dari http://budisapt.blogspot.com
Gimana Cara Memilih Efek Gitar Atau Bass Bekas
Loe yang sudah sering jual-beli alat musik second, mungkin pertanyaan di atas tak perlu muncul. Tapi bagi yang selama ini selalu membeli barang baru, atau bahkan baru pertama kali ingin membeli barang bekas seperti efek gitar/ bass, pasti ragu-ragu atau bahkan malah curiga hingga sangat mengganggu pikiran.
Untuk itulah diperlukan tips sederhana yang paling tidak perlu diperhatikan saat keputusan loe untuk membeli efek gitar/bass second sudah bulat.
Pertama kali yang loe harus perhatikan dalam memilih efek gitar/bass adalah
1. Kondisi body dari cat/warna dan keutuhan bagian efek.
Karena yang namanya barang bekas, jarang banget loe temuin dengan kondisi baru. Mungkin pernah dapat mulus banget! tapi itu sangat jarang sekali, bukan?
2. Jika efek multi, yang harus diperhatikan adalah keaslian adaptornya (untuk yang memakai adaptor bawaannya) harus aseli. Jika sudah tidak aseli pun, harus diperhatikan kebutuhan voltase dan Ampere-nya, apakah cocok.
3. Kondisi layar/display. Coba matikan dan nyalakan kembali, jika ada lcd yang sudah rusak akan keliatan dilayar ketika dibooting/dinyalakan. Jika layarnya menggunakan LED (seperti AX Korg 1500) nyalakan dan matikan kembali, di ruangan yang kurang cahaya, karena akan terlihat jelas jika layarnya sudah kurang baik.
4. Test! Sebelum membeli dicobain dulu kurang lebih se-jam. Selain untuk mengetes feature-featurenya apakah masih dalam keadaan baik, juga sangat bermanfaat untuk mengetahui daya tahan dan keadaan efek tersebut pada posisi “ON” dengan jangka waktu tertentu.
5. Terakhir, coba semua featurenya. Ada tombol putar ! cek dengan putar2 ke kanan kiri dengan melihat display apakah suaranya berubah atau ngga? ada tombol tekan, coba di tekan-tekan, apakah layarnya berubah dan suaranya ikut berubah atau tidak? periksa baud2nya apakah sudah rusak atau masih bagus bahkan bekas dibuka atau ngga?
6. Jangan lupa untuk menawarnya, siapa tahu harganya masih bisa turun lagi…
diambil dari http://simphonymusic.com
Untuk itulah diperlukan tips sederhana yang paling tidak perlu diperhatikan saat keputusan loe untuk membeli efek gitar/bass second sudah bulat.
Pertama kali yang loe harus perhatikan dalam memilih efek gitar/bass adalah
1. Kondisi body dari cat/warna dan keutuhan bagian efek.
Karena yang namanya barang bekas, jarang banget loe temuin dengan kondisi baru. Mungkin pernah dapat mulus banget! tapi itu sangat jarang sekali, bukan?
2. Jika efek multi, yang harus diperhatikan adalah keaslian adaptornya (untuk yang memakai adaptor bawaannya) harus aseli. Jika sudah tidak aseli pun, harus diperhatikan kebutuhan voltase dan Ampere-nya, apakah cocok.
3. Kondisi layar/display. Coba matikan dan nyalakan kembali, jika ada lcd yang sudah rusak akan keliatan dilayar ketika dibooting/dinyalakan. Jika layarnya menggunakan LED (seperti AX Korg 1500) nyalakan dan matikan kembali, di ruangan yang kurang cahaya, karena akan terlihat jelas jika layarnya sudah kurang baik.
4. Test! Sebelum membeli dicobain dulu kurang lebih se-jam. Selain untuk mengetes feature-featurenya apakah masih dalam keadaan baik, juga sangat bermanfaat untuk mengetahui daya tahan dan keadaan efek tersebut pada posisi “ON” dengan jangka waktu tertentu.
5. Terakhir, coba semua featurenya. Ada tombol putar ! cek dengan putar2 ke kanan kiri dengan melihat display apakah suaranya berubah atau ngga? ada tombol tekan, coba di tekan-tekan, apakah layarnya berubah dan suaranya ikut berubah atau tidak? periksa baud2nya apakah sudah rusak atau masih bagus bahkan bekas dibuka atau ngga?
6. Jangan lupa untuk menawarnya, siapa tahu harganya masih bisa turun lagi…
diambil dari http://simphonymusic.com
Subscribe to:
Posts (Atom)